Cara Menggunakan Stochastic Oscillator Dalam Trading Forex

“Stochastic mengukur momentum harga. Jika anda memvisualisasikan sebuah roket naik yang naik di udara – sebelum roket itu turun, roket itu harus melambat. Momentum selalu berubah arah sebelum harga”. – George Lane, pengembang indikator Stochastic.
 

Indikator Stochastic Oscillator Adalah

Indikator STOCHASTIC Oscillator adalah sebuah indikator yang dapat menunjukkan sebuah informasi kepada kita tentang momentum dan kekuatan tren. Seperti yang akan segera kita lihat, indikator ini dapat menganalisis pergerakan harga dan memberi tahu kita tentang seberapa cepat dan seberapa kuat harga bergerak.
 

Setting Stochastic Oscillator Terbaik

Sebelum kita memulai untuk menggunakan indikator oscillator, kita harus mengenal terlebih dahulu apa itu sebenarnya momentum.

Investopedia mendefinisikan momentum sebagai sebuah “Tingkat percepatan harga dari suatu sekuritas”.

Kami selalu suka untuk mempelajari cara suatu indikator menganalisis harga tanpa terlalu jauh membahas ke dalam perhitungan matematikanya, jadi beginilah cara indikator ini menganalisis harga:

Indikator stochastic menganalisis range harga selama periode waktu tertentu atau harga candlestick; setting Stochastic oscillator terbaik adalah dengan periode 14/harga candlestick. Ini berarti bahwa indikator Stochastic mengambil level tertinggi dan terendah yang mutlak pada periode tersebut dan membandingkannya dengan harga penutupan.

Cara Menghitung Indikator Stochastic

Rumus Untuk Stochastic Oscillator Adalah:
 

 

Dimana:
C = harga penutupan terbaru;
L14 = harga perdagangan terendah selama 14 sesi perdagangan sebelumnya;
H14 = harga perdagangan tertinggi selama periode 14 hari yang sama; Dan
%K = nilai saat ini dari indikator stochastic.​
%K juga terkadang disebut sebagai indikator slow stochastic. Sementara indikator “fast” stochastic digambarkan oleh %D = moving average 3 dari %K

Sebuah teori umum yang berfungsi sebagai dasar untuk indikator forex ini adalah bahwa dalam pasar yang cenderung naik, harga akan ditutup mendekati tertinggi, dan dalam pasar yang  cenderung menurun, harga ditutup mendekati terendah. Sinyal untuk melakukan transaksi muncul ketika %K berpotongan dengan moving average periode tiga, yang juga disebut dengan %D.

Ketika Stochastic anda berada pada nilai yang tinggi, itu berarti bahwa harga ditutup di sekitar range harga tertinggi selama periode waktu tertentu atau sejumlah harga candlestick.

Sebaliknya, nilai Stochastic yang rendah menunjukkan bahwa momentum ke arah penurunan sedang kuat.

Lanjutkan membaca untuk informasi lebih lanjut, atau mulai mencoba bermain di akun trading, dan perhatikan cara stochastic oscillator bekerja secara real time.
 

 

Gunakan kode WELCOME20 pada saat mendaftar untuk mendapatkan No Deposit Bonus $20 GRATIS        

 

Cara Membaca Stochastic Oscillator - Overbought vs Oversold

Salah tafsir overbought dan oversold adalah salah satu masalah dan kesalahan terbesar dalam trading. Kita sekarang akan melihat cara membaca Stochasic Oscillator dan belajar mengapa tidak ada overbought atau oversold.

Indikator Stochastic tidak menunjukkan kondisi harga yang oversold atau overbought. Ini menunjukkan momentum.

Secara umum, trader akan mengatakan bahwa level Stochastic yang lebih dari 80 berarti bahwa harga telah overbought, dan ketika Stochastic di bawah 20, harga dianggap oversold. Dan apa yang dimaksudkan oleh trader adalah bahwa kondisi pasar yang oversold memiliki peluang tinggi untuk naik dan begitupun juga sebaliknya. Ini salah dan sangat berbahaya!

Seperti yang telah kita lihat di atas, ketika Stochastic berada di atas 80, itu berarti bahwa trennya kuat dan tidak, atau bahwa ia overbought dan cenderung akan berbalik. Stochastic yang tinggi dapat berarti bahwa harga mampu menutup di sekitar bagian tertinggi dan terus mendorong lebih tinggi. Sebuah tren di mana Stochastic bertahan di atas 80 untuk waktu yang lama dapat menandakan bahwa momentum naik dan bukan berarti bahwa anda harus bersiap-siap untuk membuka posisi jual pada pasar.

Gambar di bawah ini menunjukkan cara membaca Stochastic Oscillator dalam tren naik dan turun dalam periode waktu yang lama. Dalam kedua kasus, Stochastic memasuki “overbought” (di atas 80), “oversold” (di bawah 20) dan bertahan di sana selama beberapa waktu, sementara tren terus berlangsung. Sekali lagi, keyakinan bahwa Stochastic menunjukkan oversold/overbought adalah salah, dan anda akan mengalami masalah dengan cepat jika melakukan trading dengan cara ini. Nilai Stochastic yang lebih tinggi menunjukkan bahwa tren memiliki momentum yang kuat dan BUKAN overbought.
 

Indikator Stochastic Untuk Scalping - Sinyal Trading

Akhirnya, kami ingin memberikan sinyal yang paling umum dan cara trader menggunakan indikator Stochastic untuk scalping:

 

  • Breakout trading: Ketika anda melihat bahwa indikator Stochastic tiba-tiba berakselerasi ke satu arah dan dua garis Stochastic melebar, maka itu dapat menandakan dimulainya tren baru. Terlebih jika anda juga dapat melihat terjadinya breakout pada range sideways, itu adalah hal yang lebih baik
  • Mengikuti tren: Selama indikator Stochastic terus berpotongan dalam satu arah, ini menunjukkan bahwa tren tersebut masih valid.
  • Tren kuat: Ketika Stochastic berada di area oversold/overbought, jangan pernah mencoba untuk melawan tren, sebaliknya cobalah untuk bertahan sesuai posisi trading anda dan tetap membuka posisi sesuai dengan tren.
  • Pembalikan tren: Ketika Stochastic berubah arah dan meninggalkan area overbought/oversold, itu dapat menjadi pertanda akan terjadinya pembalikan tren. Seperti yang akan kita lihat, kita juga dapat menggabungkan Stochastic bersama Moving Average atau Trendlines dengan baik.
  • Penting: Ketika kita mencari reversal bullish, kita perlu melihat garis Stochastic hijau memotong ke atas garis merah dan meninggalkan area oversold.
     

Divergences: Sama seperti indikator momentum lain, divergence juga bisa menjadi sinyal yang sangat penting dalam indikator ini, terutama untuk menunjukkan potensi pembalikan tren, atau setidaknya akhir tren. Selain trader menggunakan indikator stochastic untuk scalping, indikator ini juga dapat digunakan untuk trading harian atau swing trading.
 

Menggabungkan Indikator Stochastic Dengan Tools Lain

Sama seperti halnya konsep atau tools trading lainnya, anda tidak boleh menggunakan indikator Stochastic sendirian. Untuk menerima sinyal yang berarti, juga untuk meningkatkan kualitas trading anda, anda dapat menggabungkan indikator Stochastic dengan 3 tools berikut:

  • Moving averages: Moving average dapat menjadi indikator tambahan yang bagus dalam hal ini, dan juga dapat berfungsi sebagai filter dari sinyal yang muncul. Selalu membuka posisi sesuai arah Moving Average yang anda gunakan, dan selama harga berada di atas Moving Average, cobalah untuk hanya mencari sinyal buy – dan begitupun sebaliknya.
  • Price formations: Sebagai trader dengan tipe strategi breakout atau reversal, anda harus mencari beberapa pola seperti wedges, triangles, dan rectangles. Ketika harga berhasil menembus pola tersebut bersamaan dengan Stochastic yang juga semakin cepat, maka hal tersebut dapat mengindikasikan sebuah potensi breakout yang sukses.
  • Trendline: Terutama Stochastic Divergence atau Stochastic Reversal, ini dapat dilakukan dengan baik jika digabungkan dengan trendline. Anda hanya perlu menemukan tren yang ada menggunakan trendline yang valid, dan kemudian menunggu harga untuk menembusnya sesuai dengan konfirmasi dari indikator Stochastic anda.

Memahami apa itu indikator Stochastic Oscillator adalah penting, namun jika anda membutuhkan bantuan, MetaTrader 5 AM Broker dapat menawarkan seperangkat tools yang berguna, dan trainer kami juga dapat memberikan anda panduan yang tepat.

Cobalah bermain di akun demo dan perhatikan bagaimana Stochastic Oscillator dapat menghasilkan uang banyak untuk anda. Sebagai alternatif, gunakan Expert Advisor - EA Forex dan hasilkan strategi perdagangan otomatis menggunakan setting Stochastic Oscillator terbaik hanya dengan beberapa kali klik, dan tanpa perlu menulis kode pemrograman.

Anda dapat menguji sinyal trading dari indikator ini dengan membuat sebuah EA Forex di Robo-Advisor 007 (Uji Coba GRATIS 14 Hari).
 

ea forex

>> Terhubung dengan manajer yang sukses atau anda menjadi salah satunya - Platform Copy Trade Terbaik.

copy trade

>> Hasilkan hingga $2000 per klien atau bagi hasil hingga 50% - Bermitra dengan AM Broker

>> Hasilkan kapan saja, di mana saja, bagaimanapun 

Apa Selanjutnya?

1. Indikator MACD Adalah – Cara Menggunakan MACD dalam Trading Forex

2. Cara Menggunakan Indikator RSI Dalam Trading

3. Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

Kategori :  Education