Analisa Emas Hari Ini

Analisa Emas Hari Ini (20-24 Oktober)

Prospek XAUUSD pekan depan adalah netral, di mana logam mulia (XAUUSD) diperkirakan akan tetap bergerak mendatar seiring rendahnya sentimen risk-on hingga risk-off. Ada sejumlah kekuatan yang saling bertentangan saat ini, namun tidak ada satupun yang unggul.

Mata uang Dolar AS telah melemah selama 3 minggu terakhir, turun dari level tertinggi yang terakhir dicapainya pada Mei 2017, terutama setelah para pelaku pasar mengantisipasi penurunan suku bunga lebih lanjut pada tahun 2019, termasuk mengantisipasi pemotongan suku bunga sebesar 0,25% bulan ini. Dolar AS yang melemah seringkali menjadi sentimen positif terhadap fundamental Emas, tetapi ini tidak terjadi selama beberapa minggu terakhir, di mana korelasi terbalik antara dua kelas aset ini tampaknya tidak terjadi untuk saat ini. Melemahnya USD membaut harga Emas menjadi lebih murah untuk dibeli oleh investor.

Pembicaraan perdagangan antara AS dan China berlanjut di mana para pejabat AS mengatakan bahwa kedua belah pihak sedang mengerjakan isi kesepakatan perdagangan “fase satu”. Selain itu Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping diperkirakan akan bertemu untuk menandatangani kesepakatan tersebut bulan depan. Setiap gencatan yang terjadi pada konflik perdagangan antara AS dan China yang telah berlangsung 15 bulan cenderung dipenuhi oleh dorongan terhadap aset berisiko, sehingga menekan Emas serta kelas aset safe haven lainnya.

Kebuntuan Brexit yang sudah berjalan lama kemungkinan akan berakhir akhir pekan ini, di mana parlemen Inggris akan melakukan voting untuk menentukan apakah parlemen akan meratifikasi kesepakatan Brexit yang baru disepakati antara Inggris dan Uni Eropa. Voting tersebut diperkirakan akan berlangsung sangat ketat dan jika PM Inggris Boris Johnson berhasil mendapatkan persetujuan, aset berisiko akan kembali menguat. Jika kesepakatan tidak disetujui, Inggris kemungkinan akan menunda untuk keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober, sehingga kembali menambah risiko terhadap pasar.

>> Buka akun dan mulai trading Emas dengan Komisi NOL dan spread rendah

Analisa Teknikal Emas Hari Ini

Ketidakpastian di pasar berisiko baru-baru ini membuat harga emas dengan logam mulia terperangkap dalam pola symmetrical triangle atau pennant di dalam descending channel dan mendekati breakout. Sementara formasi ini biasanya mengindikasikan breakout bullish, Moving Average 20 dan 50 hari yang bertindak sebagai Resistance jangka pendek membebani pergerakan ini.

Pertemuan dari tren naik dan tren turun ini biasanya dilihat sebagai formasi lanjutan. Ini berarti bahwa pasar harus melanjutkan pergerakan sebelumnya setelah polanya berhasil ditembus. Dalam hal ini, bagaimanapun, sangat sulit untuk melihat sinyal trading yang jelas tepat sebelum pennant mulai terbentuk. Namun, di margin, tampaknya harga Emas akan memperoleh lebih banyak keuntungan setelah mengalami koreksi a-b-c ini.

 

Kesimpulan Analisa XAUUSD Hari Ini:

  • Negosiasi perdagangan “fase satu” antara AS dan China serta negosiasi Brexit membebani aset berisiko.
  • Pelemahan mata uang Dolar AS berpotensi mendorong harga Emas kembali ke atas $1.500/ons, atau lebih tinggi.
  • Breakout di atas level psikologis $1.500 dapat memicu tindak lanjut yang signifikan serta langkah baru pada XAUUSD.


>> Buka akun AM Broker untuk menerima analisa Emas harian

Analisa XAUUSD Hari Ini (14-18 Oktober)

Harga Emas naik tipis di tengah optimisme terhadap adanya terobosan Brexit. Hal ini mengurangi risk appetite dan menekan yield obligasi, namun meningkatkan daya tarik dari alternatif investasi tanpa bunga. Skeptisme tentang tanda-tanda kemajuan dalam perundingan perdagangan antara AS dan China juga memperkeruh sentimen.

HARGA EMAS KEMUNGKINAN AKAN BERJUANG UNTUK MEMANFAATKAN KEKHAWATIRAN PERTUMBUHAN GLOBAL

Ke depan, arus informasi tertuju kepada apakah kesepakatan Brexit dapat dilakukan sebelum KTT para pemimpin UE hari Kamis serta perhatian terhadap sinyal yang lebih jelas dari perlambatan ekonomi global yang sedang berlangsung. IMF dan Bank Dunia akan memulai pertemuan tahunannya, sembari mempublikasikan proyeksi terbarunya. Data yang mengecewakan kemungkinan akan terjadi setelah data PMI utama menunjukkan bahwa outputnya pada bulan lalu menyentuh level terendah tiga tahun.

Laporan keuangan perusahaan kuartal ketiga dari JPMorgan, Goldman Sachs, dan Citigroup kemungkinan juga akan menjadi sorotan. Pemberi pinjaman teratas tersebut berada di baris terdepan kondisi keuangan AS, yang telah melambat sejak awal Mei sekalipun terdapat berbagai upaya pelonggaran yang dilakukan oleh The Fed (pemotongan suku bunga, intervensi repo, pembelian aset). Data tersebut kemungkinan akan menegaskan kembali kekhawatiran tentang ke mana arah perekonomian akan bergerak.

Analisa Teknikal Emas Hari Ini

 

Kesimpulan Berita & Analisa Teknikal Emas Hari Ini

Harga Emas masih mencoba untuk mengkonfirmasi pergerakan choppy Head and Shoulder pasca berhasil menembus Support tren naik lima bulan. Harga penutupan harian berada di bawah zona 1480-84.63 dengan area target di 1439.14-46.94 setelahnya. Resistance awal tetap di area 1520.34-35.03.

Sementara semua ini mungkin mendorong sentimen yang ada kembali ke wilayah risk-off, masih belum ada indikasi bahwa harga emas memiliki kekuatan untuk memanfaatkannya. Tampaknya harga memiliki ruang pergerakan yang terbatas karena The Fed memberikan pandangan yang jauh lebih dovish dari yang sudah diasumsikan oleh investor, sementara kenaikan premi pada likuiditas dapat meningkatkan harga logam dalam Dolar AS.

Apa Itu XAUUSD?

XAUUSD mengacu pada harga dari 1 troy ons emas dalam mata uang Dolar AS. Selama bertahun-tahun, emas tetap menjadi komoditas yang menarik karena nilai simpanannya, penampilannya yang indah, dan sifat lunaknya. Banyak investor menganggap emas sebagai instrumen safe haven yang melindungi mereka dari inflasi di saat resesi dan krisis keuangan. Ini terjadi karena nilai emas memiliki kemampuan untuk naik di saat terjadi volatilitas dan ketidakpastian ekonomi.

Trading emas di foreign exchange market atau pasar forex adalah cara yang bagus bagi investor di seluruh dunia untuk mendiversifikasi portofolio mereka melalui penggunaan kontrak berjangka dan derivatif. Trader yang ingin melakukan transaksi emas spot perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang beberapa faktor yang berdampak pada pasangan XAUUSD, termasuk penawaran dan permintaan, risiko Dolar AS, peristiwa terkini, dan spekulasi pasar. Benchmark paling umum untuk penetapan harga sebagian besar produk dan derivatif emas adalah London Gold Fixing.

Contoh Trading Emas (XAUUSD)

Pada bagian ini, beberapa contoh sederhana akan diberikan agar trader memahami bagaimana trading bekerja dan bagaimana menghitung laba dan rugi secara manual. Software trading MetaTrader 5 yang digunakan di AM Broker mencakup fungsi back-office penuh yang membuatnya memudahkan trader untuk melihat nilai posisi terbuka serta keuntungan dan kerugian dari transaksi yang telah ditutup.

XAU/USD (Spot Emas vs. US Dollar)


Ketika berbicara tentang logam mulia, prinsip yang sama berlaku untuk trading forex. Instrumen dasar adalah referensi yang menentukan ukuran kontrak. Namun perhitungan laba dan rugi selalu berdasarkan pada instrumen sekunder, yang dalam kasus berikut adalah Dolar AS:

Instrument Pair Contract Size Value of 1 pip
GLD./USD 100 oz. US$ 10.00

Margin Requirement

Untuk membeli atau menjual 1 kontrak (lot standar) Spot Emas, klien memerlukan minimal 800 USD di akun mereka. Ketika hal ini terjadi, maintenance margin tidak akan diterapkan ke akun standar. AM Broker menawarkan pemantauan level stop out secara real time dan platform secara otomatis menutup semua posisi pada level stop out 30% (Ekuitas/Margin). AM Broker menawarkan perlindungan saldo negatif yang berarti dalam hal ekuitas akun menjadi negatif karena stop out, perusahaan tidak akan meminta saldo debet, sehingga menjamin risiko anda terbatas.

Contoh Perhitungan Laba dan Rugi XAUUSD

Buy 5 XAUUSD di 1750.30 | Sell 5 XAUUSD di 1758.80

  • 1750.30 (harga pembukaan) x 5 (lot) x 100 oz. (ukuran kontrak) = 875,150
  • 1758.80 (harga pembukaan) x 5 (lot) x 100 oz. (ukuran kontrak) = 879,400


Buy 5 XAUUSD di 1652.5 | Sell 5 XAUUSD di 1646.7

  • 1652.5 (harga pembukaan) x 5 (lot) x 100 oz. (ukuran kontrak) = 826,250
  • 1646.7 (harga pembukaan) x 5 (lot) x 100 oz. (ukuran kontrak) = 823,350


>> Cara berinvestasi Emas online

Apa Yang Menggerakkan Harga Emas Hari Ini (XAUUSD)

Tidak ada aturan baku di pasar modal. Misalnya, biasanya kita memperkirakan harga emas bergerak terbalik terhadap Dolar dan berkorelasi dengan mata uang seperti Dolar Australia. Ada banyak strategi trading yang dibuat berdasarkan hubungan “normal” ini. Namun, bukan itu yang terjadi pada emas saat ini. Apa yang salah dan apa yang dapat dilakukan trader tentang hal itu?

Ada banyak faktor yang mempengaruhi penawaran dan permintaan emas. Ini adalah tempat perlindungan dari inflasi dan biasanya akan naik harganya ketika USD meningkat atau jatuh nilainya dibandingkan dengan mata uang utama lainnya. Seperti kebanyakan komoditas, harga juga dapat naik selama ekspansi ekonomi dan akan akan sering turun selama kontraksi dengan harga komoditas lainnya.

Namun, emas juga digunakan sebagai saran lindung nilai terhadap ketidakpastian. Inilah yang sering disebut sebagai “penyimpanan nilai”. Aset yang memenuhi syarat sebagai penyimpanan nilai mencakup beberapa komoditas dan beberapa mata uang, khususnya USD. Simpanan nilai aset akan meningkat nilainya karena permintaannya meningkat selama krisis ekonomi. Itulah situasi yang akan dihadapi dunia lebih cepat daripada nanti.

Baik Dolar AS dan emas diakui dan dimanfaatkan secara luas sebagai aset “penyimpan nilai” dan karena ketidakpastian pada tahun 2019 meningkat, nilai USD kemungkinan akan terus meningkat mengikuti emas. Ini berarti bahwa analisa tradisional mungkin jauh lebih tidak dapat diandalkan daripada yang diperkirakan.

Analisa Fundamental Emas (XAUUSD)

Proyeksi harga Emas berdasarkan analisa fundamental XAUUSD tetap kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dunia serta meningkatnya pasokan uang. Ketika pemerintah berusaha mengatasi turbulensi keuangan, mereka mencetak lebih banyak uang fiat (uang yang tidak didukung dengan aset material). Ini memicu inflasi yang menggerogoti imbal hasil obligasi pemerintah. Jika imbal hasil tersebut lebih rendah dari inflasi, maka anda benar-benar kehilangan daya beli jika memegang obligasi tersebut.Dalam situasi seperti itu, investor beralih ke aset yang mereka percaya akan memungkinkan mereka untuk mempertahankan kekayaan yang dimiliki. Emas adalah salah satu dari aset tersebut.

Dengan meningkatnya permintaan emas berkat permintaan perhiasan dan berkat pertukaran informasi gratis melalui internet, tidak ada kemungkinan untuk memenuhi permintaan dengan pasokan emas yang ada. Semua ini menunjukkan bahwa emas sedang dalam perjalanan naik untuk jangka panjang.

 

 

Kategori :  Investing