Analisa Saham Hari Ini

Analisa Teknikal Saham dan Analisa Fundamental Saham (20-24 Oktober)

Dow Jones dan Nasdaq 100 menghadapi minggu yang penting menjelang serangkaian rilis laporan keuangan dari beberapa perusahaan besar dan paling berpengaruh di negara tersebut. Mulai dari Chipotle hingga Lockheed Martin, laporan keuangannya berpotensi memberikan pengaruh signifikan terhadap indeks karena 40% komponen Dow Jones lainnya juga dijadwalkan merilis laporan keuangan. Akibatnya, Industrial Average dan Nasdaq yang sarat akan perusahaan teknologi akan berupaya untuk mengatasi euforia – atau keputusasaan – yang ditimbulkan dari setiap rilis laporan keuangan.

Namun pendapatan perusahaan AS sejauh ini relatif optimis, terutama setelah laporan keuangan Morgan Stanley (NYSE: MS) pada hari Kamis meredam kekhawatiran pelemahan pertumbuhan, di mana analisa teknikal saham pada indeks AS juga meningkatkan kemungkinan naik.

Juga, data ekonomi kembali berbalik negatif. Penjualan ritel AS mengecewakan, dan Dana Moneter Internasional (IMF) kembali menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari 3,5% menjadi 3%. Para pelaku pasar juga mempertimbangkan data ekonomi dari China, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonominya pada kuartal ketiga melambat menjadi 6% akibat terbatasnya kenaikan pada permintaan domestik, sekalipun output industri telah meningkat, dan penjualan ritel stagnan.

Pekan depan: Analisa teknikal saham dan analisa fundamental saham (Dow Jones Industrial Average – Prediksi DJI30)

Analisis Fundamental Saham

Pekan lalu, musim rilis laporan keuangan kuartal ketiga perusahaan AS dimulai, di mana bank-bank besar telah melaporkan sebagian besar pendapatan yang lebih kuat dari ekspektasi investor, sehingga mendorong grup dan sebagian besar benchmark saham naik. Secara keseluruhan, pasar saham AS dalam basis mingguan naik tetapi turun pada hari Jum’at setelah harga saham Boeing (NYSE: BA) anjlok -6,79% menyusul munculnya berita buruk tambahan tentang perusahaan raksasa kedirgantaraan AS. Penurunan harga saham Microsoft (NASDAQ: MSFT) pada hari Jum’at juga memungkinkan harga saham Apple (NASDAQ: AAPL) mengambil alih kepemimpinan sebagai perusahaan paling bernilai di dunia.

Sementara hasil laporan keuangan dan reaksi harga yang sesuai hampir tidak mungkin untuk diprediksi, akan lancang jika berdebat melawan Dow Jones di tengah aksi para pelaku pasar yang mendorongnya ke level tersebut. Harus diakui, Industrial Average memiliki daftar kekhawatiran, tetapi harga menunjukkan bahwa pasar merasa nyaman untuk menghilangkan kekhawatiran tersebut dengan imbalan rekor tertinggi yang baru. Dalam mengejar ketinggian tersebut, Dow Jones akan mencoba memanfaatkan laporan keuangan Boeing, Caterpillar, 3M, Microsoft dan komponen utama lainnya dalam seminggu ke depan sebagai dorongan tambahan untuk melintasi garis finish.

Dalam dasar saham yang spesifik, Caterpillar harus diawasi dengan cermat untuk mengetahui status kontruksi global, yang sering ditunjukkan dalam pesanan mesin perusahaan berdasarkan wilayah. Melambatnya pembelian di pasar negara berkembang secara tiba-tiba, khususnya China, dapat mengikis kepercayaan investor dan memicu kekhawatiran resesi global. Dengan demikian, Caterpillar memiliki potensi untuk mempengaruhi Dow Jones di luar fluktuasi harga sahamnya sendiri. Perusahaan serupa lainnya adalah Microsoft.

>> Buka akun dan mulai trading saham dengan komisi $1 per 100 saham

Analisis Teknikal Saham (DJI30)

Secara teknikal, perdagangan Jum’at mengakhiri kenaikan empat hari berturut-turut, dengan volume tertinggi sejak 2 Oktober, ketika indeks 1,8%, setelah mendekati rekor tertinggi. Untuk minggu ini, Dow turun 0,2%.

Analisa teknikal saham lebih banyak memberikan sinyak pergerakan sideways di pasar, di mana DJI30 pada grafik harian membentuk pola symmetrical triangle. Breakout berpotensi membuat harga naik cepat, sementara breakdown sebaliknya.

NASDAQ Composite turun -0,83% pada akhir minggu sebelumnya, di mana Microsoft (-1,63%) yang merupakan perusahaan teknologi terkemuka diperdagangkan turun. Secara teknikal, harga mendekati neckline dari potensi H&S, yang perkembangannya disertai dengan penurunan volume.

Kesimpulan Analisa Saham Hari Ini

Perusahaan publik terbesar di dunia berdasarkan tingkat kapitalisasi pasar dijadwalkan untuk melaporkan laporan keuangannya pada hari Rabu, dalam suatu agenda yang dapat secara signifikan mempengaruhi Nasdaq 100. Perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft dan Apple telah menjadi identik dengan pasar yang lebih luas oleh beberapa investor – karena bobotnya pada indeks serta rantai pasokan yang luas – dan telah diketahui berdampak pada pasar lain. Salah satu contohnya adalah flash crash USDJPY awal tahun ini ketika Apple merevisi prospek kuartalan mereka lebih rendah.

Terbukti, para pelaku pasar telah memberi perusahaan-perusahaan ini pengaruh signifikan yang sebagian menjadi alasan mengapa minggu depan bisa menjadi momen penting bagi pasar saham AS. Bersama Microsoft, perusahaan teknologi lain seperti Amazon, Intel, Snapchat, Twitter dan Texas Instruments akan melaporkan laporan keuangannya. Masing-masing laporan keuangannya akan memberikan wawasan ke sudut yang unik dalam industri teknologi, tetapi kinerja gabungan mereka kemungkinan akan menentukan arah keseluruhan dari reaksi pasar saham. Jika minggu pertama rilis laporan keuangan merupakan indikasi, musim ini dapat membuktikan sebagai katalis bullish, memberikan gambaran yang diperlukan untuk mendorong indeks ke level tertinggi baru.

>> Buka akun AM Broker untuk mendapatkan analisa saham harian

Analisa Saham Hari Ini (14-18 Oktober)

Politik tetap menjadi motor penggerak untuk aset berisiko. Meningkatnya optimisme yang berkaitan dengan pembicaraan perdagangan AS dan China serta negosiasi Brexit telah mendongkrak pasar saham untuk menutup perdagangan minggu ini di zona positif. Namun, sementara optimisme ini telah mendukung sentimen risiko, kami bertanya sebuah pertanyaan kritis pada diri sendiri “kesepakatan atau tidak ada kesepakatan?”.

Analisis Teknikal Saham – SP500

Dalam latar belakang yang didorong oleh adanya peristiwa, S&P 500 telah pulih dari penurunan baru-baru ini karena optimisme investor di pasar saham terhadap potensi perjanjian perdagangan sementara antara AS dan China semakin tumbuh. Jika kesepakatan dapat tercapai, S&P 500 kemungkinan akan mencapai level 3.000 mengikuti aksi beli lanjutan dari minggu sebelumnya.

sp500 live chart
 

Analisis Fundamental Saham – SP500

Berita, sekali lagi, mendorong pasar saham AS dan membuat indeks saham utama menguat setelah optimisme terhadap perjanjian perdagangan AS dan China menbanjiri kanal berita. Seperti yang telah kami perkirakan, pasar global terus didorong oleh berita dan mencari berita positif apa pun yang terkait dengan meredanya ketegangan perdagangan dan pasar modal. Kami percaya bahwa setiap kesepakatan perdagangan AS dan China akan diterima sebagai berita yang sangat positif oleh pasar modal global – namun kami memahami jika proses untuk mencapai komponen-komponen “kesepakatan” kemungkinan masih akan membutuhkan waktu 6 hingga 24 bulan lagi.

Namun, dengan kekuatan ekonomi AS dan potensi bahwa beberapa kesepakatan dapat tercapai sebelum akhir 2019 memberikan angin segar, sehingga pasar saham AS dan indeks utama menguat pekan lalu.

Kesimpulan Analisis Saham Hari Ini

Tim riset kami ingin menyoroti beberapa elemen penting yang terkait dengan teori teknikal harga saham, dan analisa teknikal saham. Grafik mingguan dalam indeks utama AS mengindikasikan apa yang kami yakini sebagai “Resistance utama”, dan berbagai kekhawatiran tim riset kami adalah bahwa pasar mungkin akan lebih bereaksi terhadap berita dibandingkan dengan mengandalkan penilaian fundamental ekonomi dan pendapatan.

Apa Itu Analisis Saham?

Analisis saham adalah metode yang digunakan oleh trader atau investor untuk memeriksa dan mengevaluasi pasar saham. Ini kemudian digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan informasi tentang membeli dan menjual saham. Analisa saham juga dapat disebut sebagai analisis pasar, atau analisis ekuitas.

Analisa saham dapat digunakan untuk mendapatkan gambaran tentang ekonomi secara keseluruhan, pasar saham, sektor tertentu, atau saham individu.

Analisa saham didasarkan pada gagasan bahwa dengan mempelahari data pasar dari masa lalu dan sekarang, trader dapat membuat metodologi untuk memilih saham mana yang akan menjadi fokus, serta cara untuk mengidentifikasi titik entry dan exit untuk trading mereka.

Cara Menggunakan Analisis Fundamental Saham

Ada beberapa langkah yang bisa anda ikuti jika anda ingin memilih saham menggunakan analisa fundamental saham. Pertama, perlu diingat bahwa analisa fundamental saham berpusat pada perkiraan nilai intrinsik saham. Ini berarti anda harus menganalisis aspek kualitatif dan kuantitatif ekonomi, industri dalam perekonomian, dan masing-masing perusahaan yang membentuk industri tersebut.

Faktor-faktor Kualitatif Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Berita Perusahaan

Berita yang berkaitan dengan perusahaan tempat anda ingin berinvestasi dapat menyebabkan harga saham naik atau turun. Ini karena berita baik sering kali menyebabkan individu membeli saham, sedangkan berita buruk menyebabkan mereka menjual saham. Ini mempengaruhi penawaran dan permintaan dan, pada akhirnya, harga saham.

  • Perubahan Personil

Perubahan personel, termasuk restrukturisasi manajemen, sangat relevan bagi mereka yang mencari saham, karena hal itu memengaruhi persepsi pasar. Reputasi bisnis dapat dipengaruhi oleh perubahan personel, yang berdampak langsung pada harga saham.

  • Peristiwa Keuangan

Penting untuk mencatat peristiwa keuangan saat memilih saham, karena ini dapat menyebabkan ketidakpastian pasar dan volatilitas yang meningkat. Agenda Kalender Ekonomi Forexfactory termasuk keputusan tingkat suku bunga, perubahan berkala dalam manajemen, dan agenda skala besar seperti Brexit.

Faktor Kuantitatif Meliputi:

  • Rilis Laporan Keuangan

Trader dan investor harus mengawasi perubahan dalam pendapatan perusahaan sebagai bagian dari analisis fundamental saham. Jika pendapatan perusahaan turun dan harga saham tidak menyesuaikan dengan tingkat pendapatan terbarunya, harga saham mungkin tidak mencerminkan nilai sebenarnya.

  • Neraca

Neraca perusahaan akan mencantumkan semua aset dan kewajibannya. Neraca yang lebih kuat umumnya berarti bahwa harga saham yang kuat, karena mencerminkan potensi pendapatan. Seperti yang disebutkan, pendapatan juga secara langsung mempengaruhi harga saham.

  • Dividen

Dividen adalah bagian dari laba perusahaan yang dipilihnya untuk dikembalikan kepada pemegang sahamnya. Dividen adalah salah satu cara pemegang saham dapat memperoleh passive income dari investasi saham tanpa harus menjual saham. Anda dapat menggunakan dividen sebagai faktor penentu ketika memilih saham, karena dividen menunjukkan bahwa perusahaan tersebut menguntungkan dan ada kemungkinan pendapatannya di masa depan adalah bagus.

  • Rasio


Faktor-faktor kualitatif dapat diukur dengan berbagai rasio. Rasio analisis fundamental meliputi:

  • Price to earnings (P/E), mengukur nilai saham dengan menunjukkan kepada anda seberapa banyak yang harus anda keluarkan untuk menghasilkan laba $1. Rasio P/E membantu dalam membandingkan nilai satu saham dalam suatu sektor dengan saham yang lainnya. Ini juga digunakan sebagai panduan untuk menentukan apakah suatu perusahaan saat ini dinilai terlalu tinggi atau undervalued dibandingkan dengan rata-rata historisnya.
  • Debt equity ratio (D/E), mengukur utang perusahaan terhadap asetnya dan memberi anda gambaran tentang kinerja relatif perusahaan terhadap pesaingnya. Rasio yang rendah dapat berarti bahwa perusahaan mendapatkan sebagian besar dana dari pemegang sahamnya. Penting untuk dicatat bahwa rasio yang “baik” atau “buruk” tergantung pada industri.
  • Return on equity, mengukur profitabilitas perusahaan terhadap ekuitasnya, dinyatakan dalam persentase. Ini menunjukkan kepada anda bahwa perusahaan dengan sendirinya menghasilkan pendapatan yang cukup dibandingkan jumlah investasi pemegang saham.
  • Earning yield, mengukur laba dengan membagi earning per share (EPS) dengan harga saham. Earning Per Share juga merupakan indikator berharga – semakin tinggi earning yield, semakin besar kemungkinan bahwa saham undervalued.
  • Relative dividend yield, mengukur yield dividen perusahaan dibandingkan dengan seluruh indeks. Jika anda mempertimbangkan untuk membeli saham, anda harus mempertimbangkan relative dividend yield karena itu dapat menunjukkan apakah saham overvalued atau undervalued dibandingkan dengan saham perusahaan lainnya.
  • Current ratio, mengukur kemampuan perusahaan untuk melunasi hutang. Ini menunjukkan jika kewajiban dapat ditanggung secara memadai oleh aset yang tersedia. Ada hubungan antara rasio ini dan harga saham. Semakin rendah current ratio, semakin tinggi kemungkinan bahwa harga saham akan terus turun.
  • Price earning to growth (PEG), mengukur rasio P/E dibandingkan dengan persentase pertumbuhan EPS tahunan. Jika anda memutuskan saham mana yang akan dipilih, anda harus mempertimbangkan rasio PEG karena dapat memberi anda indikasi nilai wajar saham.
  • Price to book (P/B) ratio, mengukur harga pasar saat ini terhadap nilai buku perusahaan. Rasio yang lebih tinggi dari satu seringkali menunjukkan saham yang overvalued.


Belajar Analisa Teknikal Saham

Analisis teknikal saham benar-benar berbeda dari analisa fundamental saham – ketika memilih saham menggunakan analisis teknikal saham, anda harus fokus pada data harga dan pergerakan harga saham, Ini termasuk tren dan pola yang mungkin mengindikasikan pergerakan pasar di masa depan. Ada berbagai jenis indikator teknikal yang dapat anda gunakan saat melakukan analisis teknikal saham. Strategi teknikal yang anda pilih pada akhirnya akan tergantung pada gaya trading anda.

  • Moving Average (MA) digunakan untuk mengidentifikasi arah tren harga, tanpa campur tangan fluktuasi harga yang terjadi dalam jangka pendek.
  • Exponential Moving Average (EMA) dapat membantu mengkonfirmasi pergerakan pasar yang signifikan dan mengukur legitimasi pergerakannya.
  • Stochastic Oscillator menunjukkan momentum dan kekuatan tren dengan membandingkan harga penutupan periode tertentu suatu aset dengan range harganya dari waktu ke waktu.
  • Moving Average Convergence Divergence (MACD) mendeteksi perubahan momentum dengan membandingkan dua Moving Average. Ini dapat membantu anda untuk mengidentifikasi kemungkinan peluang beli dan jual di sekitar level support dan resistance.
  • Bollinger Bands digunakan untuk memprediksi pergerakan harga jangka panjang dan berguna untuk mengenali kapan suatu aset diperdagangkan di luar level biasanya.
  • Relative Strength Index (RSI) sebagian besar digunakan untuk membantu mengidentifikasi momentum, kondisi pasar dan sinyal peringatan untuk pergerakan harga yang berbahaya.
  • Fibonacci Retracement dapat menunjukkan sejauh mana pasar akan bergerak melawan tren saat ini.
  • Ichimoku Cloud mengidentifikasi level support dan resistance, memperkirakan momentum harga dan memberi anda sinyal untuk membantu mengambil keputusan.

 

Kategori :  Investing